Kenapa fitur Copas itu penting?
Banyak kandidat tertahan di langkah pertama: merapikan format. Isi CV sering tersebar di chat, notes, PDF lama, atau LinkedIn. Akhirnya ketika mau melamar, waktunya habis hanya untuk rapihin tulisan—bukan untuk memperkuat isi.
Di CV Pintar, Anda bisa langsung copas bahan mentah tersebut. Fokusnya adalah isi, bukan format.
- 1Hemat waktu: tidak perlu merapikan bullet dan spacing
- 2Tetap kebaca walau paragraf campur aduk
- 3Hasilnya lebih rapi dan enak dibaca recruiter
AI bisa membaca walau struktur tulisan hancur
Selama informasi intinya ada (pengalaman, skill, project, tanggung jawab, pencapaian), AI tetap bisa mengolahnya. Jadi Anda tidak perlu sempurna dulu untuk mulai.
Contoh input yang boleh berantakan
"Frontend dev 3 thn react next typescript... bikin dashboard... handle performance... mentoring junior..."
Walau kalimatnya singkat dan tidak rapi, AI masih bisa menangkap poinnya lalu membantu mengubahnya jadi deskripsi yang lebih jelas dan profesional.
Keuntungan praktis untuk pencari kerja
Lebih cepat mulai melamar
Karena tidak perlu rapihin dulu, Anda bisa fokus ke hal yang lebih penting: pilih lowongan yang tepat dan kirim lamaran lebih cepat.
Mengurangi rasa "CV saya belum siap"
Banyak orang menunda melamar karena merasa CV-nya belum rapi. Fitur copas membantu Anda mulai dulu, lalu memperbaiki bertahap.
Cocok untuk semua level
Fresh graduate, career switcher, sampai profesional sering punya catatan yang tersebar. Copas membantu menyatukannya jadi satu dokumen lamaran yang rapi.
Tips agar hasil copas makin bagus
- ?Tambahkan angka jika ada (mis. "naikkan conversion 12%")
- ?Tulis rentang waktu (mis. "2022-2024"), meski tanpa format rapi
- ?Copas job description lowongan agar AI bisa menyesuaikan keyword
- ?Copas project + stack teknologi (mis. React, NestJS, PostgreSQL)
Intinya: Anda tidak perlu jago merapikan CV. Anda cukup punya bahan mentahnya—biarkan AI membantu menyusunnya jadi dokumen yang layak kirim.